Sabtu, 22 Maret 2014

Perahu Kertas

perahu kertas on pianika !
 
Perahu kertasku kan melaju
6  7   1   7  6    7   5    5 4 1

Membawa surat cinta bagimu
1   4    3     2  1    1  7  7  6  1

Kata-kata yang sedikit gila
6  7   7  1   6     7   1   4 3  3

Tapi ini adanya
4  3   7 1 2  1   1

Perahu kertas mengingatkanku
6  7   1    7  6    7   5   5   4   1

Betapa ajaib hidup ini
 1  4  3  2 1 7  7 7   6 1 

Mencari-cari tambatan hati
6  7   1    7  6  7  1  4      3 3

Kau sahabatku sendiri
3     4  3  7  1     2  1  1

Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta)
1   2   3    2  1   6  1     2  3

Cita-cita (cinta-cinta)
6   1   2  3 

Yang lama ku pendam sendiri
    2    1  7   1     7   7     1  2  3

Berdua ku bisa percaya
3  2  4    1  5  3   2  7    1 


Ku bahagia
1   5  4  6 

Kau telah terlahir di dunia
  1   5   4  3  2  1   7   2 1 5

Dan kau ada
  1    5   4  6

Di antara milyaran manusia
1    5  4  3 2  1  7    2  1  5

Dan ku bisa
  1    2  5  3

Dengan radarku menemukanmu
   1  7      6  1  5   7  6  1  5  2

Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu

Rabu, 19 Maret 2014

Merpati

Merpati itu yang aku suruh memberikan surat cinta untukmu, tersampaikan kah?
Kau takkan pernah paham sebelum merpati itu sampai.
Sabarlah, mungkin merpati itu sedang menghilangkan rasa lelahnya terbang dengan jarak jauh hanya untuk menyampaikan kalau aku memiliki rasa yang besar untuk mu.
Atau merpati itu harus mati tertemabak ketika akan sampai di depan ruang kau tinggal?

Senin, 17 Maret 2014

Bulan

Bulan malam ini indah sekali ya, kamu sedang melihat bulan tidak ya. Aku mencuri melihat sambil bawa sepeda motor kesayanganku sampai berulang kali hampir nabrak pengendara lain. Aku hanya ingin mendapatkan moment yang sama dengan mu. Kau melihat bulan di tempatmu dan aku melihat bulan berpindah tempat, tapi tetap dengan objek yang sama. Bulan itu sederhana, tanpa banyak warna yang menyinarinya, tapi tetap terlihat indah dan romantis. Seperti kamu, aku pikir seperti itu. Aku dijalan seperti berdua, apadahal aku sendiri diatas motor ku. Bayangmu yang membuat aku seperti itu. Ah, entah sampai kapan aku bisa tau nada suaramu dan mungkin lembutnya tatapanmu. Aku sangat ingin, tapi apa bisa. Aku ternyata sudah jatuh cinta, tapi masih saja dalam diam dan aku masih enggan untuk mengungkapkanya dan memang aku hanya ingin menyimpnya sendiri. Cukup, melihat bulan dan aku harap kau sedang melihatnya jugalah yang bisa membuat ku merasa sangat dekat denganmu.. 

Senin, 24 Februari 2014

Mamak 4

Aku selalu merasakan hangatnya tanganya yang selalu menempel di pipiku tiap malam. Terkadang merasa aku ini manja sekali, tapi ah biarlah. Mungkin aku orang yang paling beruntung dengan bisa merasakan belaian seorang mamak tiap malamnya. Pernah sekali ketika aku sedang "jatuh" dan menangis sampai mamak rasa aku sudah tidur, mamak meletakan tagannya di wajahku. Aku terbangun, tapi enggan membuka mata. Aku tidak tahu raut wajah mamak, tapi yang jelas aku rasa mamak adalah orang yang tetap berdiri ada disamping ku apapun keadaanku.
Terimakasih ya Rabb untuk nikmatMu :")

Sabtu, 22 Februari 2014

Nonton VS Aku

Agak gimana gitu kalau orang sekitar membicarakan tentang "Film". Terutama mereka yang menontonya di Bioskop. Bukan iri ataupun mendadak pengen ikut-ikutan, bukan :)
Jujurnya sudah lama ingin memposting ini, tapi baru terwujud sekarang aja, hihi. Ini gegara denger Radio yang penyiarnya bahas tentang film yang akan tayang di bioskop dan sudah berapa jumlah film yang di tonton di tahun 2014 ini. Banyak juga yang berpartisipasi untuk menjawabnya sampai si penyiarnya agak kalang kabut, hehe.
Kalau boleh ingin membagi, selama 20 tahun ini, aku baru menonton film di bioskop itu barulah hanya 2 kali.
Pertama, film Kuch Kuch Hota Hai. Mereka bilang pernah ngajakin nonton itu di Bioskop, masalah usia berapa lupa. Yang pasti belum sampai umur 6 tahun. Kalau dipaksa mengingat, aku memang agak ingat sedikit. Pada waktu itu aku bersama orang tua dan abang nontonnya tepat dibangku paling depan. suasananya lumayan rame dan aku memakai baju merah, hehe. Bisa jadi waktu itu adalah Premier filmnya kali ya, tapi kalau masalah itu aku memang tidak mengetahuinya. Ngomong-ngomong Hollywood, waktu mamak mengandung aku, tontonan favourit adalah film india. Jadi ketika pas aku lahir ke dunia, yang melihat aku bilang aku seperti orang india. Ini sih kata mamak, aku juga tidak tau. Tapi sekarang sih masih kayak orang india, meskipun cuma warna kulitnya, haha :D sampai sekarang film ini adalah film india favourit setelah film 3 Idiot dan Tarezameen par. Masih suka mellow kalau nonton nya, secara si Anjeli kan kembaran aku, wkwk. Tidak terhitung sudah berapa kali menonton film ini di Tv, hehe.
Kedua, film Ayat-ayat cinta. Film yang sempat booming pada masanya. Sangat ingat jelas, waktu itu kelas 3 smp. Nontonnya ber-4 aja, bersama Tiwi Rifki dan Tri. Naik angkot, hehehe. Kami ber-4 tidak ada hubungan apa-apa selain hubungan teman sekelas. Lucu sekali kalau ingat ini dan memang seakan pengalaman pertama pergi ke bioskop. Filmnya bagus, dan sukses membuat ku sempat berkhayal ingin punya pacar seperti Fachry. Eits, itu dulu kali...
Dan sampai sekarang belum pernah nonton ke bioskop. Basicnya emang gak suka nonton. Sampai-sampai seorang teman pernah ingin membayarkanku untuk tiket masuk karna mengira aku tidak mempunyai uang. Aku menjawad dengan enteng, "Mentahnya aja sini, biar beli novel" haha, sudah ketebak respond nya gimana :D
Entah kenapa menonton itu ngebosenin. Maka dari itu aku paling gak beta lama-lama di depan tv. Kalau ditanya film terbaru apa, duh persis sapi deh akunya. Tapi aku gak jadul-jadul kali ya, agak dikit tau sih tentang film. Meski cuma tau potongan nya saja, haha. Apapun itu pokoknya gak suka nonton. Mau nonton bioskop ataupun apalah itu namanya.
Jadi untuk orang seperti aku tidak heran kalau selama 20 tahun baru 2 kali pergi ke bioskop :)
Film terakhir aku liat itu film Mama. Film horor, itupun awalnya karena penasaran dengan judulnya yang kebetulan ada di Flashdisk seorang teman yang aku pinjam. Kalau tidak salah itu November tahun lalu :)
Tiap orang beda selera, jadi jangan terlalu aneh. Karena sejak kecil emang bukan tipikal orang yang betah berjam-jam di depan tv. Masalah mata rabun, mungkin karena sejak umur 5 tahun sudah hobi baca sambil tiduran, hihi :)

Mungkin agak berantakan tulisannya karena masih banyak tugas kuliah yang harus dikerjakan, jadi buru-buru, wkwk ^_^
Maaf dan Sekian, Friends :)

Mamak 3

Pagi ini kau terlihat kuat mak. Masih terbesit senyuman di bibirmu yang sebenarnya aku tahu benar apa isi hatimu. Demi cintamu kau seakan mengorbankan segalanya.
Salut liat semua yang ada pada dirimu. Kau begitu tegar, dan pagi ini kau buktikan lagi di depan ku dan membuat aku sangat paham akan seperti apa aku kalau aku menjadi seorang ibu kelak :")