Senin, 05 Mei 2014

Jendela

I
Senja memang selalu menyelipkan sebuah cerita
ketika dulu pasti tercipta senyuman
diantara sela nyanyian camar
dan sesautan jangkrik yang menjadi saksi


II
Kita pernah benar menyatu
diantara Pulau...
diantara Danau...

Kita pernah benar merasa hampa
bintang menjadi saksi
Doa malam menjadi jembatan

III
Memang akan selalu indah, apapun itu akhirnya
ketika sebuah sajak indah itu tercipta
ketika itu juga kita saling mengharap

Berkali kuberkata dalam sepi; tetapkan aku menjadi rahasiamu
aku sangat ingin denganmu
disaat embun...
disaat fajar...


IV
Kepadamu,
kita dapat menyimpulkan sendiri apa isi dari celah yang kita sisihkan
Kepadamu,
kalau kau rasa itu, aku jugalah sama

Bukankah kita pernh berjanji untuk melihat bulan yang sama di malam pekat?
aku tersenyum, sembari berharap kau akan baik disana
denganmu aku tak tahu

Terkadang berharap kau mengatakan
tapi secepat harapan itu pulalah aku berfikir apa mungkin
bahkan aku pernah dalam merindukanmu
denganmu aku tak tahu


Nb; kenapa title nya jendela? ya karena memang aku menuliskannya tepat di meja yang berhadapan dengan jendela. Dan mungkin lebih detailnya lagi di Laboratorium Farmasi Fisik. Sembari menunggu group lain belum selesai, tidak salah kalau sedikit bercumbu dengan senja. Dan sajak diatas tidak saling berhubungan..

Farmasi USU, 5 Mei 2014

Rabu, 09 April 2014

Surat ini untuk mu

Mungkin kau tak pernah tau ada aku yang selalu merindu. Merindu tentang apa saja akan mu, jangan pernah bilang ini tak mungkin karena memang inilah kenyataan nya. Kau tak pernah tau, itu pasti. Aku selalu melihat kehadiranmu ketika aku sedang melihat senja sendiri dimanapun itu. Hadirmu juga seakan hadir kalau aku melihat bulan dan bintang. Aku tak pernah tau seperti apa bau harum tubuhmu, tapi aku seakan paham betul wangi tubuhmu itulah kerinduan yang selalu aku rasakan. Maaf aku telah lancang mengabadikan perasaan rindu ini kedalam sebuah surat yang tak ingin aku harapkan kau membacanya. Maaf juga karena aku sering diam-diam mengharap kau hadir dalam hidup ku untuk memberi sekecil senyum. Aku sering menitipkan doa indah untuk mu padaNya. Aku tak pernah mengaharapkan kau juga seperti itu, yang aku harapkan adalah kau akan seperti ini sampai kita dipertemukan. Semua sudah terbayang dibenakku, kau pasti akan menjadi yang terindah sampai mati. Maafkan aku yang berlebihan, tapi aku sangat takut kehilangan mu. Mungkin aku takkan pernah siap kalau sebenarnya kau telah menyimpan nama wanita lain. Kita tak pernah berjanji memang, tapi semua yang terjadi dengan kitalah yang membuat aku seakan sungguh jatuh cinta. Menahun sudah semua ini kupendam sendiri, kususun apik semua perasaan ini direlung hati yang paling terdalam, hingga aku sendiripun saja susah untuk mengambilnya kembali. Alasan kenapa rasa ini kian besar adalah karena aku tak tau cinta itu seperti apa. Yang aku tau sudah lama aku sangat ingin kaulah yang terakhir dalam semua pencarian ini...

Sabtu, 22 Maret 2014

Perahu Kertas

perahu kertas on pianika !
 
Perahu kertasku kan melaju
6  7   1   7  6    7   5    5 4 1

Membawa surat cinta bagimu
1   4    3     2  1    1  7  7  6  1

Kata-kata yang sedikit gila
6  7   7  1   6     7   1   4 3  3

Tapi ini adanya
4  3   7 1 2  1   1

Perahu kertas mengingatkanku
6  7   1    7  6    7   5   5   4   1

Betapa ajaib hidup ini
 1  4  3  2 1 7  7 7   6 1 

Mencari-cari tambatan hati
6  7   1    7  6  7  1  4      3 3

Kau sahabatku sendiri
3     4  3  7  1     2  1  1

Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta)
1   2   3    2  1   6  1     2  3

Cita-cita (cinta-cinta)
6   1   2  3 

Yang lama ku pendam sendiri
    2    1  7   1     7   7     1  2  3

Berdua ku bisa percaya
3  2  4    1  5  3   2  7    1 


Ku bahagia
1   5  4  6 

Kau telah terlahir di dunia
  1   5   4  3  2  1   7   2 1 5

Dan kau ada
  1    5   4  6

Di antara milyaran manusia
1    5  4  3 2  1  7    2  1  5

Dan ku bisa
  1    2  5  3

Dengan radarku menemukanmu
   1  7      6  1  5   7  6  1  5  2

Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu

Rabu, 19 Maret 2014

Merpati

Merpati itu yang aku suruh memberikan surat cinta untukmu, tersampaikan kah?
Kau takkan pernah paham sebelum merpati itu sampai.
Sabarlah, mungkin merpati itu sedang menghilangkan rasa lelahnya terbang dengan jarak jauh hanya untuk menyampaikan kalau aku memiliki rasa yang besar untuk mu.
Atau merpati itu harus mati tertemabak ketika akan sampai di depan ruang kau tinggal?

Senin, 17 Maret 2014

Bulan

Bulan malam ini indah sekali ya, kamu sedang melihat bulan tidak ya. Aku mencuri melihat sambil bawa sepeda motor kesayanganku sampai berulang kali hampir nabrak pengendara lain. Aku hanya ingin mendapatkan moment yang sama dengan mu. Kau melihat bulan di tempatmu dan aku melihat bulan berpindah tempat, tapi tetap dengan objek yang sama. Bulan itu sederhana, tanpa banyak warna yang menyinarinya, tapi tetap terlihat indah dan romantis. Seperti kamu, aku pikir seperti itu. Aku dijalan seperti berdua, apadahal aku sendiri diatas motor ku. Bayangmu yang membuat aku seperti itu. Ah, entah sampai kapan aku bisa tau nada suaramu dan mungkin lembutnya tatapanmu. Aku sangat ingin, tapi apa bisa. Aku ternyata sudah jatuh cinta, tapi masih saja dalam diam dan aku masih enggan untuk mengungkapkanya dan memang aku hanya ingin menyimpnya sendiri. Cukup, melihat bulan dan aku harap kau sedang melihatnya jugalah yang bisa membuat ku merasa sangat dekat denganmu.. 

Senin, 24 Februari 2014

Mamak 4

Aku selalu merasakan hangatnya tanganya yang selalu menempel di pipiku tiap malam. Terkadang merasa aku ini manja sekali, tapi ah biarlah. Mungkin aku orang yang paling beruntung dengan bisa merasakan belaian seorang mamak tiap malamnya. Pernah sekali ketika aku sedang "jatuh" dan menangis sampai mamak rasa aku sudah tidur, mamak meletakan tagannya di wajahku. Aku terbangun, tapi enggan membuka mata. Aku tidak tahu raut wajah mamak, tapi yang jelas aku rasa mamak adalah orang yang tetap berdiri ada disamping ku apapun keadaanku.
Terimakasih ya Rabb untuk nikmatMu :")